Rabu, 15 Januari 2014

                  Senangnya Bermain Bagi Anak Usia Dini






PENGERTIAN ANAK USIA DINI

       Dalam Wikipedia Indonesia, Pendidikan Anak Usia Dini adalah : suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

TUGAS PERKEMBANGAN MASA ANAK
         Menurut Havighurst (Monks,1988) pada setiap tahapan perkembangan manusia terdapat tugas-tugas perkembangan yang perlu dipenuhi agar individu dapat berkembang dengan optimal dan siap menghadapi tugas perkembangan berikutnya.  Jika tidak, maka akan menghambat perkembangan dalam diri individu yang bersangkutan.
Tugas perkembangan masa anak usia dini adalah :
1. Belajar mengenai perbedaan dan aturan-aturan jenis kelamin
2. Mulai memiliki kontak perasaan dengan orang tua, keluarga dan orang lain
3. Pembentukan pengertian sederhana, meliputi realitas fisik dan realitas sosial
4. Belajar mengenai apa yang benar dan apa yang salah (perkembangan kata hati )

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mendidik anak :
1. Anak Bukan Orang Dewasa MiniAnak tetap anak. Bukan orang dewasa dalam ukuran mini. Anak memiliki keterbatasan dan
dunia yang khas berbeda dengan dunia orang dewasa. Oleh karena itu, perlu kesabaran,
toleransi serta pengertian yang mendalam ketika menghadapi anak.
2.     Dunia Bermain
Dunia anak adalah dunia bermain, yaitu dunia yang penuh dengan spontanitas dan
menyenangkan. Sesuatu yang dilakukan anak penuh dengan semangat apabila terkait dengan
suasana yang menyenangkan. Anak akan membenci dan menjauhi suasana yang tidak
menyenangkan
3.  Terus Berkembang
Selain tumbuh secara fisik, anak juga berkembang secara psikologis. Ada fase perkembangan
yang dilaluinya. Perilaku yang ditampilkan anak akan sesuai dengan ciri-ciri masing-masing
fase perkembangan
4.  Senang Meniru
Salah satu proses pembentukan tingkah laku diperoleh dengan cara meniru. Anak-anak yang
gemar membaca, umunya anak-anak yang mempunyai lingkungan dimana orang-orang
disekelilingnya gemar membaca. Meniru ibu, ayah, kakak atau orang lain yang ada di
sekelilingnya. Ketika anak-anak bermain masak-masakan, sebenarnya dia melihat
sekelilingnya, baik ibunya yang sedang masak, ketika makan di restoran. Dia berperan
sebagai penyanyi, karena meniru artis penyanyi di TV ketika menyanyi dengan gaya dan
penampilannya.  Karena ayahnya bekerja sebagai kontraktor, membuat anak-anak begitu
akrab dengan semua bentuk permainan miniatur alat berat seperti ketika ayahnya bekerja.
5.  KreatifAnak-anak pada dasarnya kreatif.  Mereka memiliki ciri-ciri yang oleh para ahli sering
digolongkan sebagai ciri individu yang kreatif, seperti :
1. Rasa ingin tahu yang besar
2. Tidak takut salah
3. Berani menghadapi resiko
4. Minat yang luas
5. Bebas dalam berfikir
6. Senang hal yang baru

PENTINGNYA PERMAINAN
          Permainan (play) adalah suatu kegiatan yang menyenangkan yang dilaksanakan untuk kepentingan kegiatan itu sendiri ( Santrock, 2002). Erikson dan Freud : Permainan adalah suatu bentuk penyesuaian diri manusia yang sangat berguna menolong anak menguasai kecemasan dan konflik.  Piaget melihat permainan sebagai suatu metode yang meningkatkan perkembangan kognitif anak-anak.

JENIS-JENIS PERMAINAN
1. Permainan Sensorimotor ( Praktis )
Menggunakan semua indera dengan menyentuh, mengeksplorasi benda, berlari,
melompat, meluncur, berputar,melempar bola
2. Permainan Sombolis ( Pura-pura )
Terjadi ketika anak mentransformasikan lingkungan fisik ke suatu simbol, sehingga
bersifat dramatis dan sosiodramatis
Dalam permainan pretend, ada 3 hal yang biasa terjadi : alat-alat, alur cerita dan peran.
3. Permainan SosialAdalah permainan yang melibatkan interaksi sosial dengan teman sebaya
4. Permainan Konstruktif
Mengombinasikan kegiatan sensorimotor yang berulang dengan representasi gagasan
simbolis. Permainan Konstrukstif terjadi ketika anak-anak melibatkan diri dalam suatu
kreasi atau konstruksi suatu produk atau suatu pemecahan masalah ciptaan sendiri.
5. Games
Adalah kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh kenikmatan dan menyenangkan yang
melibatkan aturan dan seringkali kompetisi dengan satu anak atau lebih.

FUNGSI BERMAIN
1.  BERMAIN DAN KEMAMPUAN INTELEKTUAL

     a.    Merangsang perkembangan kognitif
     b.    Membangun struktur kognitif
     c.    Membangun kemampuan kognitif
2. BERMAIN DAN PERKEMBANGAN BAHASA
3. BERMAIN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL
    a. Meningkatkan sikap sosial
    b. Belajar Berorganisasi
4. BERMAIN DAN PERKEMBANGAN EMOSI
    a. Kestabilan emosi
    b. Rasa kompetensi dan percaya diri
     c. Menyalurkan keinginanDidalam bermain, anak-anak dapat menentukan pilihan, ingin menjadi apa     






DAFTAR PUSTAKA
---,2008, Character Building : Tinjauan Berbagai Aspek, Lembaga Penelitian Universitas
Negei Yogyakarta, Yogyakarta : Penerbit Tiara Wacana
---,2007, Potret Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta
Monks F.J.Knoer A.MP& Haditono,S.R.1984,  Psikologi Perkembangan, Yogyakarta: Gajah
Mada University Press
---2014 (online) http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar