PENGERTIAN ANAK USIA DINI
Dalam Wikipedia Indonesia, Pendidikan Anak Usia Dini adalah
: suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam
tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan
dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki
pendidikan lebih lanjut.
TUGAS PERKEMBANGAN MASA ANAK
Menurut Havighurst (Monks,1988) pada setiap tahapan
perkembangan manusia terdapat tugas-tugas perkembangan yang perlu dipenuhi agar individu
dapat berkembang dengan optimal dan siap menghadapi tugas perkembangan berikutnya. Jika tidak, maka akan menghambat perkembangan dalam diri individu yang bersangkutan.
Tugas perkembangan masa anak usia dini adalah :
1. Belajar mengenai perbedaan dan aturan-aturan jenis
kelamin
2. Mulai memiliki kontak perasaan dengan orang tua, keluarga
dan orang lain
3. Pembentukan pengertian sederhana, meliputi realitas fisik
dan realitas sosial
4. Belajar mengenai apa yang benar dan apa yang salah
(perkembangan kata hati )
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mendidik anak :
1. Anak Bukan Orang Dewasa MiniAnak tetap anak. Bukan orang
dewasa dalam ukuran mini. Anak memiliki keterbatasan dan
dunia yang khas berbeda dengan dunia orang dewasa. Oleh
karena itu, perlu kesabaran,
toleransi serta pengertian yang mendalam ketika menghadapi
anak.
2. Dunia Bermain
Dunia anak adalah dunia bermain, yaitu dunia yang penuh
dengan spontanitas dan
menyenangkan. Sesuatu yang dilakukan anak penuh dengan
semangat apabila terkait dengan
suasana yang menyenangkan. Anak akan membenci dan menjauhi
suasana yang tidak
menyenangkan
3. Terus Berkembang
Selain tumbuh secara fisik, anak juga berkembang secara
psikologis. Ada fase perkembangan
yang dilaluinya. Perilaku yang ditampilkan anak akan sesuai
dengan ciri-ciri masing-masing
fase perkembangan
4. Senang Meniru
Salah satu proses pembentukan tingkah laku diperoleh dengan
cara meniru. Anak-anak yang
gemar membaca, umunya anak-anak yang mempunyai lingkungan
dimana orang-orang
disekelilingnya gemar membaca. Meniru ibu, ayah, kakak atau
orang lain yang ada di
sekelilingnya. Ketika anak-anak bermain masak-masakan,
sebenarnya dia melihat
sekelilingnya, baik ibunya yang sedang masak, ketika makan
di restoran. Dia berperan
sebagai penyanyi, karena meniru artis penyanyi di TV ketika
menyanyi dengan gaya dan
penampilannya. Karena
ayahnya bekerja sebagai kontraktor, membuat anak-anak begitu
akrab dengan semua bentuk permainan miniatur alat berat
seperti ketika ayahnya bekerja.
5. KreatifAnak-anak
pada dasarnya kreatif. Mereka memiliki
ciri-ciri yang oleh para ahli sering
digolongkan sebagai ciri individu yang kreatif, seperti :
1. Rasa ingin tahu yang besar
2. Tidak takut salah
3. Berani menghadapi resiko
4. Minat yang luas
5. Bebas dalam berfikir
6. Senang hal yang baru
PENTINGNYA PERMAINAN
Permainan (play) adalah suatu kegiatan yang menyenangkan
yang dilaksanakan untuk kepentingan kegiatan itu sendiri ( Santrock, 2002). Erikson
dan Freud : Permainan adalah suatu bentuk penyesuaian diri manusia yang sangat berguna menolong
anak menguasai kecemasan dan konflik. Piaget
melihat permainan sebagai suatu metode yang meningkatkan perkembangan kognitif anak-anak.
JENIS-JENIS PERMAINAN
1. Permainan Sensorimotor ( Praktis )
Menggunakan semua indera dengan menyentuh, mengeksplorasi
benda, berlari,
melompat, meluncur, berputar,melempar bola
2. Permainan Sombolis ( Pura-pura )
Terjadi ketika anak mentransformasikan lingkungan fisik ke
suatu simbol, sehingga
bersifat dramatis dan sosiodramatis
Dalam permainan pretend, ada 3 hal yang biasa terjadi : alat-alat,
alur cerita dan peran.
3. Permainan SosialAdalah permainan yang melibatkan
interaksi sosial dengan teman sebaya
4. Permainan Konstruktif
Mengombinasikan kegiatan sensorimotor yang berulang dengan
representasi gagasan
simbolis. Permainan Konstrukstif terjadi ketika anak-anak
melibatkan diri dalam suatu
kreasi atau konstruksi suatu produk atau suatu pemecahan
masalah ciptaan sendiri.
5. Games
Adalah kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh kenikmatan
dan menyenangkan yang
melibatkan aturan dan seringkali kompetisi dengan satu anak
atau lebih.
FUNGSI BERMAIN
1. BERMAIN DAN
KEMAMPUAN INTELEKTUAL
a. Merangsang
perkembangan kognitif
b. Membangun
struktur kognitif
c. Membangun kemampuan kognitif
2. BERMAIN DAN PERKEMBANGAN BAHASA
3. BERMAIN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL
a. Meningkatkan sikap sosial
b. Belajar Berorganisasi
4. BERMAIN DAN PERKEMBANGAN EMOSI
a. Kestabilan emosi
b.
Rasa kompetensi dan percaya diri
c.
Menyalurkan keinginanDidalam bermain, anak-anak dapat menentukan pilihan, ingin
menjadi apa
DAFTAR PUSTAKA
---,2008, Character Building : Tinjauan Berbagai Aspek,
Lembaga Penelitian Universitas
Negei Yogyakarta, Yogyakarta : Penerbit Tiara Wacana
---,2007, Potret Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan
Universitas Negeri Yogyakarta
Monks F.J.Knoer A.MP& Haditono,S.R.1984, Psikologi Perkembangan, Yogyakarta: Gajah
Mada University Press
---2014 (online) http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar