Rabu, 15 Januari 2014

                NOTASI BALOK DAN NOTASI ANGKA

             Notasi musik adalah sistem penulisan karya musik. Dalam notasi musik, nada dilambangkan oleh not (walaupun kadang istilah nadadan not saling dipertukarkan penggunaannya). Tulisan musik biasa disebut partiturNotasi musik standar saat ini adalah notasi balok, yang didasarkan pada paranada dengan lambang untuk tiap nada menunjukkan durasi dan ketinggian nada tersebut. Tinggi nada digambarkan secara vertikal sedangkan waktu (ritme) digambarkan secara horisontal. Durasi nada ditunjukkan dalam ketukan.

Unsur-unsur notasi balok
Dalam notasi balok, sistem paranada bergaris lima digunakan sebagai dasar. Bersama dengan keterangan mengenai tempo, ketukan, dinamika, dan instrumentasi yang digunakan, not ditempatkan pada paranada dan dibaca dari kiri ke kanan. Durasi nada dilambangkan dengan nilai not yang berbeda-beda, sedangkan tinggi nada dilambangkan dalam posisi not secara vertikal pada paranada. Interval dua not yang dipisahkan satu garis paranada (yaitu berada pada dua spasi yang bersebelahan) seperti digambarkan pada ilustrasi di samping merupakan interval terts, sedangkan interval antara not pada spasi dengan not pada garis adalah interval sekunde. Tanda kunci pada awal paranada menunjukkan tinggi nada yang diwakili oleh garis dan spasi pada paranada tersebut. Pada gambar di samping, kunci-G digunakan, menandakan bahwa garis kedua dari bawah melambangkan nada . Dengan demikian, interval terts pada gambar di samping adalah pasangan nada a1–c2, sedangkan interval sekunde merupakan pasangan nada a1–b1. Not-not yang melambangkan tinggi nada di luar jangkauan kelima garis paranada dapat digambarkan dengan menggunakan garis bantu yang diletakkan di atas atau di bawah paranada.

Notasi Angka
Dalam notasi angka, not ditentukan dengan angka 1 (do), 2 (re), 3 (mi), 4 (fa), 5 (sol), 6 (la) dan 7 (si). Nada 1 tanpa titik merupakan nada C natural di notasi balok. Tanda satu titik di atas not, menunjukkan bahwa not tersebut naik satu birama dari nada asli, sedangkan tanda satu titik di bawah not menunjukkan bahwa not tersebut turun satu birama dari nada asli.
1.     Do = G menunjukkan nada dasar lagu tersebut.
2.     4/4 menunjukkan Tanda birama yang menunjukkan ritme lagu. Angka di bagian atas tanda birama menunjukkan    jumlah ketukan per birama, sedangkan angka di bawah menunjukkan nilai not per ketukan. Tanda birama 4/4 di sini menunjukkan bahwa terdapat empat ketukan dalam birama, satu ketukan kuat diikuti tiga ketukan lemah, dan masing-masing ketukan bernilai not seperempat
3.     Tempo = 66 menunjukkan tempo lagu, artinya dalam satu menit ada 66 ketuk.
4.     SATB menunjukkan tipe suara yang menyanyikan baris tersebut.
5.     P berarti 'piano' yang berarti lembut, artinya lagi ini dengan dinamika yang lembut.
6.     Tanda Crescendo yang dilanjutkan dengan tanda decrescendo, menunjukkan ada perubahan dinamika, yakni mengeras, kemudian melembut lagi.
7.     Garis birama yang merupakan pemisah antar birama.


DAFTAR PUSTAKA
Prier, Edmund. 1991. Sejarah Musik Jilid I. Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi.
Soeharto.M. 1983. Belajar Notasi Balok.. Jakarta: Gramedia

Tandrio, Rizal. 2014.  Asal Muasal Not Angka. Diakses pada tanggal 2 Januari 2014 pukul 11.00 WIB dari http://groupsyahoo.com  
                  Senangnya Bermain Bagi Anak Usia Dini






PENGERTIAN ANAK USIA DINI

       Dalam Wikipedia Indonesia, Pendidikan Anak Usia Dini adalah : suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.

TUGAS PERKEMBANGAN MASA ANAK
         Menurut Havighurst (Monks,1988) pada setiap tahapan perkembangan manusia terdapat tugas-tugas perkembangan yang perlu dipenuhi agar individu dapat berkembang dengan optimal dan siap menghadapi tugas perkembangan berikutnya.  Jika tidak, maka akan menghambat perkembangan dalam diri individu yang bersangkutan.
Tugas perkembangan masa anak usia dini adalah :
1. Belajar mengenai perbedaan dan aturan-aturan jenis kelamin
2. Mulai memiliki kontak perasaan dengan orang tua, keluarga dan orang lain
3. Pembentukan pengertian sederhana, meliputi realitas fisik dan realitas sosial
4. Belajar mengenai apa yang benar dan apa yang salah (perkembangan kata hati )

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mendidik anak :
1. Anak Bukan Orang Dewasa MiniAnak tetap anak. Bukan orang dewasa dalam ukuran mini. Anak memiliki keterbatasan dan
dunia yang khas berbeda dengan dunia orang dewasa. Oleh karena itu, perlu kesabaran,
toleransi serta pengertian yang mendalam ketika menghadapi anak.
2.     Dunia Bermain
Dunia anak adalah dunia bermain, yaitu dunia yang penuh dengan spontanitas dan
menyenangkan. Sesuatu yang dilakukan anak penuh dengan semangat apabila terkait dengan
suasana yang menyenangkan. Anak akan membenci dan menjauhi suasana yang tidak
menyenangkan
3.  Terus Berkembang
Selain tumbuh secara fisik, anak juga berkembang secara psikologis. Ada fase perkembangan
yang dilaluinya. Perilaku yang ditampilkan anak akan sesuai dengan ciri-ciri masing-masing
fase perkembangan
4.  Senang Meniru
Salah satu proses pembentukan tingkah laku diperoleh dengan cara meniru. Anak-anak yang
gemar membaca, umunya anak-anak yang mempunyai lingkungan dimana orang-orang
disekelilingnya gemar membaca. Meniru ibu, ayah, kakak atau orang lain yang ada di
sekelilingnya. Ketika anak-anak bermain masak-masakan, sebenarnya dia melihat
sekelilingnya, baik ibunya yang sedang masak, ketika makan di restoran. Dia berperan
sebagai penyanyi, karena meniru artis penyanyi di TV ketika menyanyi dengan gaya dan
penampilannya.  Karena ayahnya bekerja sebagai kontraktor, membuat anak-anak begitu
akrab dengan semua bentuk permainan miniatur alat berat seperti ketika ayahnya bekerja.
5.  KreatifAnak-anak pada dasarnya kreatif.  Mereka memiliki ciri-ciri yang oleh para ahli sering
digolongkan sebagai ciri individu yang kreatif, seperti :
1. Rasa ingin tahu yang besar
2. Tidak takut salah
3. Berani menghadapi resiko
4. Minat yang luas
5. Bebas dalam berfikir
6. Senang hal yang baru

PENTINGNYA PERMAINAN
          Permainan (play) adalah suatu kegiatan yang menyenangkan yang dilaksanakan untuk kepentingan kegiatan itu sendiri ( Santrock, 2002). Erikson dan Freud : Permainan adalah suatu bentuk penyesuaian diri manusia yang sangat berguna menolong anak menguasai kecemasan dan konflik.  Piaget melihat permainan sebagai suatu metode yang meningkatkan perkembangan kognitif anak-anak.

JENIS-JENIS PERMAINAN
1. Permainan Sensorimotor ( Praktis )
Menggunakan semua indera dengan menyentuh, mengeksplorasi benda, berlari,
melompat, meluncur, berputar,melempar bola
2. Permainan Sombolis ( Pura-pura )
Terjadi ketika anak mentransformasikan lingkungan fisik ke suatu simbol, sehingga
bersifat dramatis dan sosiodramatis
Dalam permainan pretend, ada 3 hal yang biasa terjadi : alat-alat, alur cerita dan peran.
3. Permainan SosialAdalah permainan yang melibatkan interaksi sosial dengan teman sebaya
4. Permainan Konstruktif
Mengombinasikan kegiatan sensorimotor yang berulang dengan representasi gagasan
simbolis. Permainan Konstrukstif terjadi ketika anak-anak melibatkan diri dalam suatu
kreasi atau konstruksi suatu produk atau suatu pemecahan masalah ciptaan sendiri.
5. Games
Adalah kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh kenikmatan dan menyenangkan yang
melibatkan aturan dan seringkali kompetisi dengan satu anak atau lebih.

FUNGSI BERMAIN
1.  BERMAIN DAN KEMAMPUAN INTELEKTUAL

     a.    Merangsang perkembangan kognitif
     b.    Membangun struktur kognitif
     c.    Membangun kemampuan kognitif
2. BERMAIN DAN PERKEMBANGAN BAHASA
3. BERMAIN DAN PERKEMBANGAN SOSIAL
    a. Meningkatkan sikap sosial
    b. Belajar Berorganisasi
4. BERMAIN DAN PERKEMBANGAN EMOSI
    a. Kestabilan emosi
    b. Rasa kompetensi dan percaya diri
     c. Menyalurkan keinginanDidalam bermain, anak-anak dapat menentukan pilihan, ingin menjadi apa     






DAFTAR PUSTAKA
---,2008, Character Building : Tinjauan Berbagai Aspek, Lembaga Penelitian Universitas
Negei Yogyakarta, Yogyakarta : Penerbit Tiara Wacana
---,2007, Potret Ilmu Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta
Monks F.J.Knoer A.MP& Haditono,S.R.1984,  Psikologi Perkembangan, Yogyakarta: Gajah
Mada University Press
---2014 (online) http://id.wikipedia.org/wiki/Pendidikan